Cari Blog Ini

Rabu, 14 November 2012

sabarlah Ibu...



Menyakitkan sekalii…
Sungguh mengerikan penyakit yang kuderita ini, bu.
Membuatku tidak bisa bermain seperti anak-anak yang lain. tapi,dengan sekuat tenaga kutahan rasa sakit ini, bu. sekuat tenaga yang masih kumiliki untuk tetap berusaha dan berdoa, tidak mengeluh. karena aku tau... ibu sudah sangat sedih memikirkan keadaanku.
ibu...bagaimana agar benjolan yang ada diperutku ini bisa hilang? bisakah ibu?
benjolannya sudah sama besarnya dengan batu2 kali.
seluruh garis2 biru dan ungu terlihat dipermukaannya. aku sendiri ngeri melihatnya, bu... karena itu aku mengerti pandangan orang2 yang melihatnya.
seakan-akan perut ini akan meletus nantinya. seperti balon yang selalu ditiup hingga sangat besar kemudian meletus.
kenapa penyakit kanker perut, bu?

maafkan Ibu,nak...
ibu tidak tau apa yang harus Ibu lakukan lagi. apa daya ibu mu ini,nak?
maafkan ibu...

tidak ibu. ibu selalu ada disampingku dan Ibulah semangat ku, hingga aku mampu menahan rasa sakit ini bu.
aku mampu menahan semuanya, asal aku selalu melihat ibu berada didekatku.
ibu kenapa kau begitu luar biasa?^^
oya, ibu...kenapa aku dipindahkan kerumah sakit lagi? adakah uang untuk perawatanku, bu? jangan dipaksakan ibu. dirumah saja tidak apa2.

tidak,nak...kau harus dirawat dirumah sakit. bukankah kau ingin sembuh dan bisa bermain seprti teman-teman yang lain?
masalah biaya tak usah kau pikirkan. ada banyak bantuan untuk mu nak.

benarkah, bu? ini sudah kali keberapa aku masuk rumah sakit lagi?
kemarin aku juga sudah masuk, tapi dipulangkan karena masalah biaya dan dirawat dirumah. aku malas jika harus begitu terus. nanti jika biayanya habis, maka aku akan dipulangkan lagi.
aku tidak ngerti peraturan dirumah sakit. yang aku tahu, rumah sakit, yaa...untuk membantu orang2 yang sakit. tapi akhirnya terkendala karena masalah biaya. bukankan mengutamakan sakitnya dulu, bu?
oh..aku ngerti. semua peralatan canggih yang digunakan disini, harganya sangat mahalkan bu. belum lagi, gaji untuk membayar dokter dan suster2 yang kerja disini. mereka kan juga butuh makan.
ibu...jika aku sembuh, kemudian menjadi orang kaya... aku akan membawamu keliling dunia dan naik haji.
oh...kalau aku punya banyak uang, aku akan gunakan uang yang kupunya untuk membantu orang-orang yang susah seperti kita. aku akan membantu anak-anak yang juga memiliki penyakit seperti ku.
karena penghasilanku sangat banyak, maka aku tidak perlu khawatir tentang kehidupan kita. aku mau rumah kita sederhana saja,bu. walaupun aku mampu membuat rumah seperti istana dengan uang yang kupunya. yang penting bisa makan saja dan kebutuhan yang lain terpenuhi. jadi, nantinya tidak ada lagi orang-orang yang kesulitan seperti kita. kemudian bangsa ini menjadi lebih baik.

iya, nak...semangatlah. tanamkan impianmu. ibu akan selalu ada disampingmu hingga kamu sukses nanti.

ya...
ibu, aku ingin tidur. ngantuk dan lelah sekali rasanya bu.
tapi, aku mau tidur dalam pelukan ibu.:)

iya,nak...
ibu akan memelukmu sampai kamu...tertidur.
(ya Allah...berikanlah kesembuhan pada anakku. hilangkanlah rasa sakit yang dirasakannya. tidakkah kau dengar begitu mulia mimpinya. jangan kau ambil dia dulu ya Allah. :'(
berikan dia hidup yang panjang tanpa sakit yang dirasakannya.)

Kita akan selalu merindu...

Menuju pulau yg sama, sejak beberapa tahun yang lalu. Terasa bagai pulau pribadi. Ya... Karna hanya kita manusia yang ada dan tentu ...